Rabu, 21 Mei 2014

Saya adalah anak yang jahat ...

Sungguh ironi mengenai diri saya. saya seperti memiliki dua sisi pribadi yang berbeda.
Terkadang saya sangat jahat dan terkadang baik. apakah itu untuk sebuah imbangan antara yang jahat dengan yang baik.

Saya bertipe orang yang introvert atau apalah itu sebutannya. ya untuk lebih jelasnya lagi bahwa saya termasuk orang yang sangat anti untuk bersosialisasi, sungguh itu adalah nilai negatif yang ingin saya hilangkan, terlebih lagi saya juga adalah orang yang sangat sangat egois, ya sangat egois, begitu egoisnya saya membiarkan  orang tua saya sengsara begitu pula dengan adik-adik saya.

Sengsaranya orang tua saya adalah, mereka harus terus membiayai hidup saya hingga sekarang saya berumur 22 tahun, jika dihitung untuk perminggu orang tua saya mengirimkan uang untuk saya makan dan lain-lain adalah sebesar Rp. 250.000,- lalu jika sebulan maka jadi Rp. 1.000.000,- lalu setelah 4 tahun lamanya saya ada disini saya sudah menghabiskan uang orang tua saya sebesar Rp. 48 JUTA.

Wow, baru kali ini saya menghitung biaya yang dikeluarkan oleh orang tua saya hingga saat ini. uang itu sungguh sangat banyak, terlebih lagi hanya untuk kepentingan makan saya saja, belum lagi saya dibelikan sebuah laptop yang senilai Rp. 8.500.000,- merupakan laptop yang sudah canggih dimasanya saat itu, lalu dibelikan sebuah kendaraan motor Rp. 8.000.000,- wow sudah melebihi 50 juta lebih saya memeras uang dari orang tua saya.

Sungguh saya telah mengsensarakan orang tua dengan begitu banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk biaya hidup anaknya yang begitu pemalas ini.

Mamah, bapak, maafkan anakmu ini yang begitu Malasnya untuk mencari pekerjaan. dan begitu malasnya anakmu ini untuk belajar hingga saat ini anakmu harus menambah waktu kuliahnya selama 1 tahun, jadi untuk apa saya saat ini. ?

Maaf kan anakmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar